Mahasiswa Maranatha Gelar Fashion Show Evolusia

SEBAGAI salah satu syarat kelulusan, mahasiswa fashion desain Universitas Kristen Maranatha mengadakan pergelaran busana. Acara tersebut bertemakan Evolusia Fashion Show 2014.

Sebanyak 29 mahasiswa akan menampilkan 116 busana. Dalam peragaan tersebut, mereka juga bekerjasama dengan Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Jawa Barat. "Empat busana hasil kolaborasi dua dosen Fakultas Seni Rupa dan Desain Maranatha, 20 busana karya 13 mahasiswa Guangxi Arts institute yang salah satu perguruan tinggi dari Tiongkok yang bekerjasama dengan Universitas Maranatha," ungkap Ketua Panitia Evolusi 2014 sekaligus Sekretaris Program Studi D-IIiI Seni Rupa dan Desain Universitas Kristen Maranatha, Isabella Isthipraya Andreas, di Hotel Hilton, Bandung, Jawa Barat, Rabu (10/9/2014).

Evolusia fashion show merupakan pergelaran busana yang dilakukan rutin setiap tahun oleh Prodi D-III SRD Universitas Kristen Maranatha sejak tahun 2014. "Tahun ini ada hal yang beda dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu Evolusia menjadi salah satu bagian dari rangkaian acara fashion Tendance 2014 yang diadakan di APPMI," tambahnya.

Kerjasama dengan APPMI Jabar dalam rangkaian pergelaran busana tahun ini bertujuan agar kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia profesional bisa berjalan erat. Dengan demikian mahasiswa semakin pahami profesionalisme yang dimiliki oleh setiap fashion desainer di dunia nyata.

Dijelaskan, evolusia sendiri berasal dari kata evolusi dan lusia (cahaya) yang diharapkan menjadi nyawa dari pagelaran busana ini. "Evolusia merupakan harapan kami agar mahasiswa mengalami perubahan positif selama proses Universitas Maranatha, sehingga karya dan karakternya semakin bercahaya dalam dunia fashion," pungkasnya.

Peserta Ujian Mandiri Undip Mengalami Peningkatan

Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Sudharto P. Hadi, MES, PhD menyebut, peminat yang masuk melalui jalur UM ini mengalami peningkatan cukup pesat dari tahun lalu. Dikatakan, jika tahun lalu jumlah pendaftar adalah 1800 orang, tahun ini jumlahnya meningkat hampir 1400an, di mana jumlahnya mencapai 23.916 orang” ujarnya.

Dia mengatakan, dilihat dari pemilihan program Studi terdapat pergeseran dari para peminat. Fakultas Kedokeran tetap menjadi Prodi yang paling diminati, sementara prodi Akuntasi yang biasanya menempati posisi kedua ini bergeser pada posisi kelima, sementara posisi kedua dan selanjutnya di tempati Progam Studi Hukum, Manajemen, Teknik Industri.

Ujian Mandiri Universitas Diponegoro serentak dilaksanakan hari ini, Sabtu (19/7) di 14 kota di Indonesia, antara lain, Semarang, Jakarta, Bekasi, Bandung, Surabaya, Medan, Batam, Balikpapan, Botang dan beberapa lainnya. Ujian Mandiri merupakan jalur ke tiga setelah SNMPTN dan SBMPTN dengan quota 20% dari seluruh daya tampung.

Rektor menjelaskan pelaksanaa Ujian Mandiri ini khususnya yang di luar kota, juga melibatkan alumni yang tersebar di seluruh Nusantara. Di setiap kota dikoordinasi para alnmuni Undip sehingga menjadi pengikat antara alumni dengan almamaternya, sekaligus sebuah bentuk kerjasama. Adapun, pelaksanaan ujian ini juga salah satu kegiatan perekat kebangsaan.

Menyoal tentang UKT yang dibebankan pada mahasiswa yang masuk pada jalur UM, Rektor Undip mengungkapkan bahwa nantinya untuk mahasiswa yang diterima melalui jalur UM akan dikenakan UKT mulai dari golongan IV sampai dengan golongan VII.

Namun demikian tidak menutup kemungkinan jika memang terdapat mahasiswa yang tidak mampu tetap akan diusahakan diberikan UKT sesuai dengan kemampuan mereka yang tentunya dibuktikan dengan berbagai dokumen dan data dukung yang dapat dipertanggungjawabkan.

Siap-Siap, Pengumuman SBMPTN 16 Juli!

Setelah menjalani ujian tulis dan keterampilan 17-19 Juni lalu, kini saatnya peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2014 melihat hasil tes mereka. Panitia SBMPTN 2014 akan mengumumkan hasil ujian pada Rabu, 16 Juli 2014.

Dikutip dari laman SBMPTN 2014, Selasa (15/7/2014), hasil ujian bisa dicek peserta secara online melalui laman http://www.sbmptn.or.id. Pengumuman ini bisa diakses serentak mulai pukul 17.00 WIB. Setelah pengumuman, tahapan selanjutnya adalah registrasi ke kampus masing-masing.

Ketika melakukan registrasi, calon mahasiswa harus menunjukkan Kartu Tanda Bukti Pendaftaran SBMPTN 2014 dan mengikuti segala persyaratan dan waktu yang ditetapkan oleh perguruan tinggi negeri (PTN).

Informasi tentang tahapan registrasi ini bisa disimak di laman resmi PTN yang menerima siswa. SBMPTN 2014 diikuti oleh 664.509 lulusan SMA/sederajat. Mereka bertarung dalam ujian tulis guna meraih satu dari 86 ribu kursi PTN yang disediakan oleh 64 kampus negeri se-Indonesia.


Rabu, 16 Juli, peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2014 dapat mengecek kelulusan mereka secara online. Pengumuman hasil ujian tulis dilakukan di laman SBMPTN 2014 mulai pukul 17.00 WIB.

Koordinator Sekretariat Pokja SBMPTN 2014, Bambang Hermanto menjamin, meski dilakukan serentak secara online, pihaknya sudah menyiapkan sistem yang mumpuni. dia yakni, tidak ada masalah dalam pengumuman online tersebut.

"Sejauh ini baik-baik saja. Tidak ada beban dalam sistem kami," ujar Bambang saat dihubungi Okezone, Selasa (15/7/2014).

Hal ini ditegaskan Ketua Panitia SBMPTN 2014, Prof. Ganjar Kurnia. Pihaknya sudah mempersiapkan pengumuman hasil tes tertulis ini dengan baik.

"Jadi, besok rencananya begitu, kami upayakan bisa pukul 17.00 WIB," tutur Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) itu singkat.

Ceck hasil SBMPTN 2014

Universitas Jember Buka Jaluar Mandiri

Universitas Jember (Unej) mulai membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui jalur mandiri.

Jalur mandiri merupakan seleksi masuk ke perguruan tinggi negeri selain melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Pendaftaran jalur mandiri 2014 gelombang pertama dibuka mulai 30 Juni sampai dengan 8 Juli nanti. Jalur mandiri ini terbuka bagi lulusan SMA dan sederajat di tahun 2012, 2013, dan 2014.

Menurut Kepala Bagian Humas dan Protokol Unej Agung Purwanto, pendaftaran ujian masuk (UM) jalur mandiri dilakukan secara online melalui internet di laman https://sister.unej.ac.id/um/. "Biaya pendaftaran sebesar Rp 250.000 untuk kelompok Sains dan Teknologi (Saintek), serta Sosial Humaniora (Soshum)," ujar Agung. UM Unej itu dibuka untuk semua fakultas di Unej kecuali Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi.

Tahun ini, dua fakultas itu tidak menerima mahasiswa dari jalur mandiri namun hanya menerima dari jalur SNMPTN dan SBMPTN. Ujian tertulis jalur mandiri akan dilaksanakan pada 12 Juli 2014 dan pengumuman seleksi peserta yang lolos UM Unej Gelombang I akan disampaikan pada 18 Juli 2014 melalui situs resmi Unej.

Untuk jalur mandiri, Unej menerima 20 persen mahasiswa baru dari keseluruhan kursi yang disediakan Unej. Lainnya sebanyak 50 persen diperebutkan melalui jalur SNMPTN dan 30 persen melalui SBMPTN.

Lulus SNMPTN, Calon Mahasiswa Unsoed Harus Registrasi Online

Separuh kursi mahasiswa baru di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto sudah terisi lewat Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014. Namun, untuk terdaftar secara resmi sebagai mahasiswa, para peserta yang dinyatakan lolos harus melakukan registrasi.

Demikian disampaikan oleh Koordinator Humas SNMPTN Unsoed, Wisnu Widjanarko. Dia menyatakan, khusus yang diterima di jalur SNMPTN, calon mahasiswa wajib melakukan registrasi secara online melalui laman http://registrasi.unsoed.ac.id pada 5 hingga 10 Juni 2014 dengan mengisi biodata di laman tersebut.

“Caranya dengan menggunakan ID User dengan nomor SNMPTN dan tanggal lahir. Sambil menyiapkan pas foto digital, berlatar merah, menggunakan dasi hitam, dan baju putih lengan panjang,“ tutur Wisnu, seperti disitat dari situs Unsoed, Kamis (29/5/2014).

Kemudian, lanjutnya, calon mahasiswa mencetak form pernyataan kesanggupan pembayaran yang ada dari sistem online tersebut. Setelah itu, mereka harus langsung membayar ke empat bank, yakni BNI, BTN, BRI, atau Bank Mandiri.

“Setelah membayar, calon mahasiswa akan mendapatkan PIN. Lalu masuk lagi ke laman http://registrasi.unsoed.ac.id dengan menggunakan PIN dan nomor SNMPTN sebagai user-nya, untuk mencetak nomor induk mahasiswa (NIM) sebagai bukti bahwa dia sudah melakukan registrasi online,“ papar dosen Manajemen Kehumasan Unsoed itu.

Khusus peserta Bidik Misi, kata Wisnu, setelah mengisi biodata, mereka bisa langsung mencetak bukti registrasi. Tidak hanya itu, para calon mahasiswa pada sejumlah program studi (prodi) harus mengikuti psikotes dan tes kesehatan.

"Bagi mahasiswa di lingkungan Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan, yakni Kedokteran, Kedokteran Gigi, Farmasi, Keperawatan, Kesehatan Masyarakat, Ilmu Gizi dan Pendidikan Jasmani, Kesehatan & Rekreasi, wajib mengikuti psikotes dan tes kesehatan. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada Rabu, 11 Juni 2014 mulai pukul 7.30 WIB di Gedung Kedokteran Unsoed, urai Wisnu.

Hasil SNMPTN 2014 Diumumkan Hari Ini

Pemerintah hari ini mengumumkan hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Tahun 2014 pada pukul 12.00 WIB.

Untuk mengetahuinya, peserta SNMPTN dapat mengecek hasil seleksi secara daring atau online melalui laman: www.snmptn.ac.id, http://snmptn.ui.ac.id, http://snmptn.itb.ac.id, http://undip.ac.id , dan http://snmptn.its.ac.id.

Ketua Panitia SNMPTN 2014 Ganjar Kurnia menjelaskan, siswa jenjang pendidikan menengah yang paling banyak mendaftar SNMPTN adalah siswa SMA dengan jumlah 579.028 orang. Kemudian diikuti siswa SMK sebanyak 113.592 orang, dan siswa MA sebanyak 84.916 orang. Sedangkan untuk sebaran pendaftar per provinsi, Jawa Timur menjadi provinsi dengan pendaftar terbanyak, lalu diikuti Provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Nanggore Aceh Darussalam.

"Yang (pendaftarnya) paling sedikit di Papua Barat," ujar Ganjar di Gedung D Kemendikbud, Jakarta, Senin (26/5/2014).

Sementara itu, Universitas Padjadjaran (Unpad) menjadi universitas terfavorit dalam SNMPTN 2014 dengan jumlah pendaftar terbanyak yaitu 73.272 orang. Kemudian diikuti Universitas Gadjah Mada (62.875 orang), Universitas Sumatera Utara (60.308 orang), Universitas Diponegoro (57.527 orang), dan Universitas Brawijaya (56.900 orang).

Ganjar yang juga Rektor Unpad itu memaparkan 10 besar program studi (prodi) dengan peminat tertinggi, yaitu manajemen, akuntansi, teknik informatika/ilmu komputer/teknologi informasi/sistem informasi, pendidikan guru sekolah dasar, hukum, pendidikan dokter, psikologi, ilmu komunikasi, farmasi, dan ilmu kesehatan masyarakat.

Sekretaris Panitia SNMPTN 2014, Triyogi mengatakan salah satu alasan prodi IPS menjadi prodi dengan peminat yang tinggi adalah karena siswa SMA dari jurusan IPA bisa mendaftar untuk prodi IPA dan IPS. Sedangkan siswa SMA dari jurusan IPS hanya bisa mendaftar untuk prodi IPS, tidak untuk prodi IPA.

Penjelasan mengenai hasil SNMPTN 2014 ini juga dihadiri Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Djoko Santoso, dan anggota Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (MRPTN), Herry Suhardiyanto.

Ceck hasil pengumuman SNMPTN

Pengumuman SNMPTN Tak Lolos, Masih Ada 6 Jalur Masuk UGM

Peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang menaruh minat di Universitas Gadjah Mada (UGM), namun dalam hasil pengumuman 27 Mei nanti ternyata gagal diterima, tidak perlu berkecil hati. Masih ada enam jalur alternatif untuk tetap bisa kuliah di kampus nomor wahid di Jogja itu.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UGM, Iwan Dwi Prahasto, menyatakan kuota penerimaan mahasiswa dari jalur SNMPTN mencapai 50% jatah kursi bagi mahasiswa baru di UGM. Dari sisa 50% nya akan diambilkan dari lima jalur lainnya, di antaranya adalah Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan jalur Ujian Mandiri.

“SBMPTN masih ada slot 30 persen, sisanya untuk penerimaan Ujian Mandiri (UM UGM),” paparnya, Jumat (24/5/2014).

Lebih lanjut dia mengungkapkan, daya tampung UGM untuk mahasiswa baru kuotanya mencapai 9.200. Jadi apabila dihitung, jalur SNMPTN akan menjaring sekitar 4.000 mahasiswa, SBMPTN 3.400 dan UM mengambil 2.000 calon mahasiswa.

Untuk program UM UGM, kampus itu akan melakukannya di empat kota di Indonesia, yakni Jogja, Jakarta, Pekanbaru dan Balikpapan. Empat kota itu dipilih berdasarkan animo dan jaringan keluarga Alumni Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (Kamagama).

Iwan kembali menjelaskan, jalur-jalur masuk UGM selain SNMPTN dan SBMPTN adalah melalui jalur penelusuran bibit unggul (PBU) yang meliputi beberapa jenis komponen. “Ada Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu [PBUTM], Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi [PBUB], penelusuran bibit unggul olahraga dan seni serta penelusuran bibit unggul kemitraan,” tandasnya.

Terkait hasil SNMPTN yang baru akan diumumkan Selasa (27/5) nanti, Iwan menegaskan, UGM menetapkan tujuh komponen sebagai dasar penerimaan. Dari tujuh komponen itu, kelulusan dalam Ujian Akhir Nasional (UAN) memiliki penentu sekitar 10% sampai 15% Enam penentu lainnya yakni mengenai indeks sekolah, nilai rapor, rangking sekolah, prestasi siswa selama ini, pencapaian alumni sekolah itu, rasio pendaftar yang meminati program studi yang dipilih serta track record sekolah selama ini. “Yang jelas nilai UAN tetap jadi penentu. Kami terapkan tujuh kriteria agar dapat mencegah kesalahan memberikan insentif kepada orang yang tidak tepat,” tambahnya.

Bobot UN Dalam SNMPTN Kewenangan PTN

Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (MRPTN) menegaskan bahwa penggunaan hasil Ujian Nasional (UN) dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014 merupakan kewenangan masing-masing PTN. Meski demikian, tidak aturan tetap terkait berapa bobot UN yang akan digunakan untuk dijadikan pertimbangan masuk PTN.

"Kita sepakati beberapa waktu lalu, dan semua rektor sepakat (untuk menggunakan hasil UN). Persoalannya sekarang, berapa persen diterimanya," ujar pengurus MRPTN, Rochmad Wahad, saat penyerahan Hasil UN SMA sederajat oleh Ketua BSNP kepada Panitia SNMPTN, di Gedung Kemdikbud, kemarin.

Penyerahan hasil UN SMA sederajat tersebut dipercepat dari jadwal sebelumnya, yang awalnya direncanakan tanggal 18/5. Dengan demikian, panitia SNMPTN 2014 memiliki waktu lebih panjang untuk melakukan seleksi hasil UN sebagai pertimbangan masuk PTN.

Dijelaskan, semua rektor PTN telah sepakat untuk mempertimbangkan nilai UN, selain nilai rapor dan prestasi akademik dan non akademik yang dimiliki calon mahasiswa. Terkait bobot UN yang akan dijadikan pertimbangan, hal tersebut menjadi otonomi pihak perguruan tinggi masing-masing.

"Kisaran bobot UN yang akan dijadikan pertimbangan SNMPTN 2014 sekitar 10-90 persen. Itu jadi kewenangan masing-masing rektor yang menentukan," imbuh Rektor UNY itu.

Meski demikian, dirinya tidak menampik para rektor PTN masih menunggu hasil investigasi kasus UN yang terjadi di Jawa Timur. "Masih menunggu berita yang di Jawa Timur," imbuhnya.

Hal tersebut, juga akan terjadi di perguruan tinggi yang dia pimpin. Sebelumnya, kata dia, pihaknya telah menetapkan bobot hasil UN akan digunakan 20 persen untuk SNMPTN.

"Tapi kita lihat perkembanggan terakhirnya, bisa naik jadi 30 atau bahkan turun menjadi 10 persen. Tapi bagaimanapun kita sepakat menggunakan hasil UN, berapapun bobotnya," ungkap Rochmad.

Diakui, pihaknya telah mengimbau PTN untuk menggunakan hasil UN. "Yang penting jangan sampai 0 (persen)," ujarnya.

Meski demikian, dirinya yakin pihak perguruan tinggi memiliki solusi terkait permasalahan dan kasus UN. "Rektor-rektor pasti sudah memiliki solusi terbaik untuk wilayahnya masing-masing. Setiap PTN punya indek dari masing-masing sekolah," ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh mengatakan bahwa integrasi nilai UN untuk jadi pertimbangan SNMPTN bukan suatu langkah tanpa rencana. Menurutnya, langkah tersebut telah direncanakan secara matang.

Dikatakan, pihaknya ingin SNMPTN benar-benar didasarkan atas prestasi siswa. "Melalui bilai rapor yang mencerminkan proses belajar, prestasi nilai UN, serta prestasi lainnya, kita rangkum. Jadi SNMPTN basisnya prestasi," terangnya.

Menurutnya, dengan demikian tidak ada lagi perbedaan semua prestasi yang diraih oleh siswa. "Semua kita akui. Itu mengapa UN juga dijadikan sebagai dasar," imbuhnya.

Meski demikian, sambungnya, belum tentu siswa yang memiliki nilai UN dan rapor yang baik dari suatu daerah bisa otomatis masuk ke jurusan yang diingingkan melalui SNMPTN.

"Tidak ada jaminan jika nilai rapor dan UN baik, belum tentu diterima di prodi dan perguruan tinggi tertentu. Karena ada prodi yangh tingkat kompetensinya tinggi," jelasnya.

Contoh Soal SBMPTN

ITB tak Peduli Masuk 100 Besar Asia dan Dunia

Dua perguruan tinggi terkenal di Indonesia, Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) bertengger pada rangking 100 perguruan tinggi top Asia dan dunia. UI bersyukur, tapi ITB tak peduli.

Survei yang dilansir QS University Rankings, sembilan universitas di Indonesia masuk daftar top 300 Asian University. Empat di antaranya masuk 100 besar, seperti UI, ITB, Universitas Airlangga, dan Universitas Gajahmada.

UI ada di peringkat 74 atau melorot 6 peringkat dari tahun kemarin. Sebaliknya ITB naik empat peringkat ke posisi 125.

Rektor UI M. Anis mensyukuri UI bisa menjadi bagian dari PT di Indonesia yang masuk dalam top 100. "Data ini akan menjadi driving force bagi kami melakukan evaluasi diri," kata Anis. Wakil Rektor UI Bambang Wibawarta menambahkan, UI tak hanya berkonsentrasi pada ranking, tapi fokus pada kontribusi UI untuk membangun bangsa.

Rektor ITB Akhmaloka lebih ekstrem. Ia menegaskan pihaknya tak mempedulikan masalah rangking itu. "Yang utama kita terus bekerja yang terbaik untuk pembangunan bangsa," beber Akhmaloka.

Akhmaloka tak mau ambil pusing soal rangking. Pasalnya, berdasarkan pengalamannya pada pertemuan Unesco, masalah rangking kurang mendapat atensi dari negara-negara maju.

"Kita pernah diskusikan dua tahun lalu di Unesco , Paris, berbagai rektor dari seluruh dunia hadir, kesimpulannya semua negara maju, seperti Jepang tak peduli lagi dengan rangking karena banyak juga permainannya yang cenderung mengejar popularitas bukan kualitas," ungkapnya.

Ia mencontohkan, jika kita sering memasang iklan di tempat mereka, kita akan makin dikenal oleh reviewer yang ujungnya rangking menjadi baik. Akhmaloka lebih peduli pada rating.

"Jadi kita tak mengejar rangking. Rating lebih obyektif karena melihat standarisasi dari proses studi yang dilakukan. ITB satu-satunya PT di Indonesia menempati rating ke-empat dari rating lima tertinggi seperi MIT di AS," tegas dia.

4150 Orang Mendaftar SMBPTN 2014

Pendaftaran SBMPTN 2014 - Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tercatat telah terdaftar sebanyak 4150 orang peserta pada hari ketiga, Rabu (14/5/2014).

"Yang sudah tuntas mendaftar sekitar 4150 dari sekitar 15.000 orang, yang telah mengisi borang pendaftaran secara online," kata Ketua Pokja Sekretariat SBMPTN Bambang Hermanto.

Bambang menghimbau kendati masa pendaftaran masih cukup panjang yakni hingga 6 Juni 2014, namun ia menghimbau calon mahasiswa untuk segera mendaftarkan diri. Pendaftaran secara online dapat diunduh melalui situs www.sbmptn.or.id.

"Buka website dengan seksama dan teliti informasi yang tersaji di laman resmi SBMPTN tersebut,"ujarnya.

Sementara itu, Ujian tulis SBMPTN rupanya menjadi pilihan sejumlah calon mahasiswa untuk mengantisipasi jika tidak lolos Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Hal tersebut dikemukakan Fikri, siswa kelas XII SMA Al Azhar BSD Serpong, Tangerang Selatan.

Bagi Fikri alasan mengikuti SBMPTN karena ingin tetap masuk ke PTN. Selain itu, Fikri yang memilih jurusan ekonomi di Universitas Brawijaya, Malang itu juga mengantisipasi jika dirinya tidak lolos SNMPTN.

"Saya khawatir nilai Ujian Nasional (UN) yang saya raih tidak begitu bagus sehingga tidak lolos jalur undangan SNMPTN. Maka saya ikut SBMPTN,"cetusnya.

UNS Targetkan Pendaftar SBMPTN 2014 Tembus 20 Ribu

Seleksi penerimaan mahasiswa baru Universitas Sebelas Maret (UNS) melalui jalur Seleksi Bersama Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2014 ditargetkan sebanyak 20 ribu pendaftar.

"Target kami, minimal 18 ribu pendaftar yang mendaftar melalui UNS," ungkap Ketua Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) 2014 UNS, Prof Drs. Sutarno, MSc, PhD saat dihubungi di Solo, Jawa Tengah, Minggu (11/5/2014).

Sutarno mengatakan bahwa pada penerimaan mahasiswa baru melalui SBMPTN 2014, UNS membuka program studi (prodi) sebanyak 62, antara lain seperti Prodi Pendidikan Dokter, Prodi Ilmu Komunikasi, Ilmu Administrasi Negara, Prodi Bahasa Indonesia dan Daerah, Prodi Ekonomi Pembangunan, Prodi Ilmu Hukum, Prodi Sosial Ekonomi Pertanian, dan sebagainya.

Khusus jalur SBMPTN, menurut Sutarno yang juga Pembantu Rektor I UNS, Universitas Sebelas Maret tahun akademik 2014/2015 ini menerima sebanyak 1.823 calon mahasiswa.

Lebih lanjut Sutarno mengungkapkan bahwa pendaftaran mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN 2014 mulai dibuka tanggal 12 Mei 2014 hingga 6 Juni 2014. Sedang pelaksanaan ujian tertulis berlangsung pada 17 Juni 2014. Ujian keterampilan dilaksanakan pada 18-19 Juni 2014.

"Pengumuman hasil SBMPTN 2014 dilaksanakan pada 16 Juli 2014," jelasnya.

61.944 Pendaftar SNMPTN Bersaing di UGM

Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014 telah resmi ditutup pada tanggal 31 Maret 2014. Data panitia pusat menyebutkan bahwa sejumlah 777,537 siswa mendaftar dalam seleksi itu. Di UGM, tercatat 61.944 pendaftar yang akan bersaing memperebutkan 3.316 kursi yang tersedia bagi jalur SNMPTN.

Dari 61.944 pendaftar di UGM, 40.683 pendaftar memilih UGM sebagai pilihan PTN pertama dan 21.261 memilih UGM sebagai PTN pilihan kedua. Pendaftar yang mengajukan beasiswa Bidikmisi sebanyak 8.625 orang.

Program studi (Prodi) dengan jumlah pendaftar terbanyak antara lain adalah Manajemen, Farmasi, dan Akuntansi. Masing-masing Prodi itu diminati oleh lebih dari 4.000 pendaftar. Disusul kemudian oleh Prodi Psikologi, Pendidikan Dokter, dan Ilmu Komunikasi yang diminati lebih dari 3.000 pendaftar. Secara keseluruhan peminat di UGM melebihi daya tampung di masing-masing Prodi.

Tahap selanjutnya, dalam SNMPTN adalah seleksi di masing-masing perguruan tinggi yang akan dilakukan pada tanggal 1 April-26 Mei 2014. Hasil seleksi akan diumumkan pada tanggal 27 Mei 2014. Jalur penerimaan mahasiswa baru sarjana regular selanjutnya adalah Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Jika seleksi SNMPTN berdasarkan nilai akademik yang dicapai pendaftar selama di SLA, SBMPTN berdasarkan ujian tulis.

Pendaftaran SBMPTN akan dibuka pada tanggal 12Mei-16 Juni 2014. Tes tertulis SBMPTN akan dilakukan satu hari saja pada tanggal 17 Juni 2014. Informasi selengkapnya mengenai SBMPTN dapat disimak di laman laman resmi SBMPTN, sbmptn.or.id.

Menurut Direktur Akademik UGM Dr Agr Ir Sri Peni Wastutiningsih, di Universitas Gadjah Mada saat ini proses pendaftaran yang sedang berlangsung adalah Jalur Penelusuran Bibit Unggul (PBU) Sekolah Vokasi (SV). Pendaftaran telah dibuka sejak 10 Februari 2014 lalu dan akan ditutup pada tanggal 30 April 2014.

Jalur PBU meliputi Penelurusan Bibit Unggul Tidak Mampu, Penelurusan Bibit Unggul Kemitraan, Penelurusan Bibit Unggul Berprestasi, dan Penelurusan Bibit Unggul Sekolah Menengah Atas, Madrasah Aliyah, dan Kejuruan. PBU SV UGM terbuka bagi siswa SMA/MA/SMK/MAK yang pada tahun ajaran 2013/2014 duduk di tahun terakhir.

Kuota SNMPTN Jangan Terlalu Besar : Jakarta

Siswa SMA/sederajat se-Nusantara harus mengikuti seleksi nasional jika ingin menuntut ilmu di perguruan tinggi negeri (PTN). Pintu masuk utama ke PTN adalah melalui yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN).

Jalur undangan ini mengambil porsi kuota cukup besar, sedikitnya 50 persen. Sedangkan sisanya, diisi oleh peserta ujian tulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan seleksi lokal PTN lainnya.

Pemilik Bimbel Lavender Galih Pandekar menilai, pelaksanaan SNMPTN dan SBMPTN setiap tahun semakin baik. Namun demikian, Galih berharap agar kuota bagi siswa jalur SNMPTN tidak terlampau besar.

"Kasihan. Banyak anak-anak unggulan malah lari ke luar negeri. Karena kalau undangan itu kan berdasarkan nilai rapor, sedangkan nilai sembilan di rapor di Jakarta kan berbeda dengan nilai sembilan di daerah. Ujian tulis itu fair fight, adil. Kalau rapor 'kan ada intervensi lain, dari guru di sekolah, misalnya," kata Galih, belum lama ini.

Lembaga bimbingan belajar (bimbel), menurut Galih, memiliki komitmen yang sama untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Banyak orang pintar justru tidak ingin masuk ke dalam sistem sekolah akibat ketimpangan yang masih banyak terjadi.

Menurutnya, investasi pendidikan adalah jangka panjang. Bukan kita membayar hari ini dan bisa melihat hasilnya besok pagi. Dan negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura sudah investasi lebih dulu. Sementara Indonesia salah prioritas.

"Sebenarnya Indonesia bisa banget mencapai investasi pendidikan. Tetapi alokasi anggaran pendidikan semestinya untuk upgrading pengajar, bukan sekedar pemenuhan fasilitas seperti AC. Kalau gaji guru baik, kualitas baik, maka berjalan linear dengan pendidikan yang baik pula," katanya.

Pendidikan tinggi berkualitas sejatinya bentuk investasi pendidikan juga. Karena itulah, selain mendaftar melalui SNMPTN, banyak siswa mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian tulis, SBMPTN. Tidak hanya di sekolah, mereka pun belajar intensif di berbagai lembaga bimbel.

Galih menyebut, bimbel Lavender mempunyai program unggulan yang menarik. Lavender Quarantine Program (Supercamp) merupakan program karantina yang bertujuan untuk mempersiapkan siswa kelas XII ataupun alumni yang sedang berjuang masuk Universitas Indonesia (UI) atau PTN terbaik di Indonesia.

Program ini berlangsung selama dua bulan (60 hari) di Hotel Wisma Makara UI. Peserta diajar oleh dosen, alumni dan mahasiswa UI.

"Tentu berbeda, kalau di tempat lain kan hanya belajar, di sini ada aura lain, suasana lain. Belajar enggak selalu di kelas, tetapi juga bisa di tempat yang lebih rileks, misalnya dengan outbond. Para siswa dikarantina karena kami ingin meminimilasi error. Dengan siswa menginap maka akan lebih fokus," ujar Galih.

Siswa bimbel Lavender yakni Raania Amaani dari SMA Nurul Fikri Boarding School Serang dan Achmad Ghazali dari SMA Pribadi mengaku senang mengikuti pelajaran di Bimbel Lavender. Mereka optimistis mampu meraih cita-cita masuk PTN dengan target Fakultas Kedokteran UI.

"Gokil semuanya, pengajarnya, semuanya, lawakannya, belajarnya enggak bikin bete. Kami tahunya dari internet, target kami FKUI. Guru-guru di sini kompeten, latihan soal dan buku yang diberikan banyak banget, walaupun kangen keluarga tetapi tetep asyik," ungkapnya.

Pendaftaran SBMPTN Universitas Gadjah Mada (UGM)

Universitas Gadjah Mada (UGM) merupakan salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) favorit di Indonesia. Sehingga tidak mengherankan jika para calon mahasiswa menempatkan universitas asal Yogyakarta itu dalam daftar teratas mereka.

Layaknya setiap PTN, UGM pun menyediakan tiga jalur penerimaan mahasiswa baru pada tahun ini. Apa saja jalur penerimaan tersebut? Pertama, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Mengingat tingginya persaingan dalam SNMPTN, Direktur Akademik UGM Sri Peni Wastutiningsih mengimbau agar para peserta tidak berkecil hati ketika dinyatakan tidak lolos. Menurut Peni, para calon mahasiswa yang tetap ingin masuk UGM dapat menjajal jalur lainnya, yakni Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

"Calon mahasiswa dapat mencoba melalui SBMPTN dan Seleksi Mandiri. Di jalur SBMPTN, UGM akan menerima 1.997 kursi dan pada jalur Seleksi Mandiri menerima 1.331 kursi," ujar Peni, seperti dinukil dari laman UGM.

Dia menambahkan, pendaftaran SBMPTN telah dimulai sejak 13 Mei 2013 dan akan berakhir pada 7 Juni mendatang. Untuk pelaksanaan ujian tertulis akan dilaksanakan pada 18-19 Juni 2013 dan hasil seleksi akan diumumkan pada 12 Juli 2013.

"Sementara untuk Seleksi Mandiri UGM program Sarjana pada tahun ini dibagi menjadi dua jalur, yaitu dengan Penelusuran Bibit Unggul (PBU) dan Ujian Tulis (Utul). Jalur PBU meliputi PBU Tidak Mampu, PBU Berprestasi, PBU Olahraga dan Seni, serta PBU Kemitraan (PBUK)," paparnya.

Untuk pendaftaran Seleksi Mandiri jalur Utul akan berlangsung pada 20 Mei-1 Juli 2013. Ujian akan diselenggarakan pada 7 Juli 2013 di empat kota, yaitu Yogyakarta, Jakarta, Pekanbaru, dan Balikpapan. Hasil seleksi mandiri jalur Utul, lanjutnya, akan diumumkan pada 31 Juli mendatang.

"Lulusan SMA/SMK/MA/MAK dalam dan luar negeri angkatan 2013, 2012, dan 2011 atau lulusan ujian persamaan atau yang setara lainnya angkatan 2013, 2012, dan 2011 dapat mengikuti jalur Utul. Pendaftaran Universitas Gadjah Mada dilakukan secara online melalui laman http://um.ugm.ac.id," ungkap Peni.

Pendaftar Pilihan I SNMPTN dan Bidikmisi Unnes Lampaui Tahun Lalu

Hingga delapan jam menjelang penutupan pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014, jumlah pendaftar ke Unnes sebagai PTN pilihan I telah melampaui tahun lalu. Hingga Minggu (31/3) pukul 09.00 WIB, jumlah pendaftar ke Unnes sebagai PTN pilihan I sebanyak 25.904 orang. Tahun lalu, jumlah pendaftar golongan ini 25.739.

“Pasti akan bertambah, karena pendaftaran baru akan ditutup pada Minggu (31/3) pukul 18.00 WIB nanti. Tabulasi di laman SNMPTN menunjukkan pertambahan terjadi dari menit ke menit dengan jumlah yang signifikan,” ungkap Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum kepada unnes.ac.id.

Sebelumnya dikabarkan, pendaftar beasiswa Bidikmisi melalui skema SNMPTN ke Unnes juga menunjukkan angka peningkatan. Hingga pendaftaran untuk pelamar beasiswa full study ini ditutup Jumat (28/3) pukul 18.00, jumlah pendaftar Bidikmisi ke Unnes 15.435 orang. Tahun lalu, jumlah pendaftarnya 14.915.

Rektor juga mencatat kecenderungan para pendaftar untuk menempatkan Universitas Negeri Semarang sebagai perguruan tinggi pilihan pertama. “Tahun lalu, perbandingan antara Unnes sebagai pilihan pertama dan kedua 25.739 banding 25.458. Bahkan tahun-tahun sebelumnya lebih banyak pilihan keduanya. Namun tahun ini, sementara perbandingnya 25.904 untuk pilihan pertama dan 22.896 untuk pilihan kedua,” ungkapnya.

Rektor menyebut perkembangan positif tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat Unnes terus meningkat. “Kepercayaan ini lahir karena bersama kerja, segenap keluarga besar Unnes, telah berhasil membangun sinergi antara reputasi atau kerja nyata dan publikasi serta promosi,” katanya.

Secara khusus, kepada calon pendaftar dia mengimbau agar mereka segera mendaftarkan diri. “Pendaftaran hingga pukul 18.00 WIB nanti, sedangkan finalisasi pendaftaran oleh siswa hingga pukul 23.59 WIB,” katanya.

Berdasarkan rekaman prestasi akademik yang tercermin lewat nilai rapor dan bukti prestasi lain serta nilai Ujian Nasional, Unnes akan melakukan seleksi. “Hasilnya akan kami umumkan 27 Mei 2014 pukul 00.00, baik di laman resmi snmptn, http://snmptn.ac.id maupun di laman Unnes, http://unnes.ac.id,” katanya. Ceck Hasil SNMPTN

Cara daftar SBMPTN secara online

Syarat Diskriminatif Dihapus, Penyandang Disabilitas Bebas Ikut SNMPTN

Penyelenggara SNMPTN sepakat untuk menghapuskan beberapa syarat untuk mendaftar SNMPTN yang dianggap diskriminatif bagi para penyandang disabilitas. Para penyandang disabilitas pun kini bisa mengikuti SNMPTN sesuai jurusan yang diminatinya.

"Awalnya kami tidak pernah terpikir bahwa persyaratan itu merupakan bentuk dari diskriminasi dan kami tercengang ketika mendengar teman-teman mengatakan ini diskriminasi. Kami akan mempertimbangkan adanya fasiltas-fasilitas untuk teman-teman dan kami di sini berdiskusi untuk kelanjutan SNMPTN dan SBMPTN 2014," ujar ketua penyelenggara SNMPTN yang juga Rektor Universitas Padjadjaran, Ganjar Kurnia, di kantor Ombudsman RI, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (29/4/2014).

Ombudsman adalah lembaga negara di Indonesia yang mempunyai kewenangan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik baik yang diselenggarakan oleh penyelenggara negara dan pemerintahan. Lembaga ini mendapat laporan dari penyandang disabilitas terkait diskriminasi masuk PTN.

Menurut Ganjar, syarat-syarat yang dianggap diskriminatif itu dibuat oleh masing-masing universitas. Syarat yang dianggap diskriminatif bagi para penyandang cacat itu antara lain, tidak boleh tunanetra, tunarungu, tunawicara, tunadaksa, tidak buta warna total.

Menurut mantan komisioner Komnas HAM yang mewakili Perwakilan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Saharudin Daming, syarat-syarat mengikuti SNMPTN yang diskriminatif itu jelas melanggar HAM para penyandang disabilitas. Dia mendorong agar universitas bisa memberikan kesempatan bagi para penyandang disabilitas untuk menuntut ilmu.

"Kaum difabel harus diberikan ruang khusus. Tapi kenapa di SNMPTN maupun SBMPTN mencantumkan secara eksplisit syarat-syarat yang diskriminatif itu," ungkap Saharudin yang tunanetra ini.

Setelah melalui pembahasan dengan beberapa perwakilan universitas yang hadir antara lain, UI, UNJ, Unpad, Unibraw, Universitas Sriwijaya, dan Unair, akhirnya Ombudsman memberikan keputusan terkait hal ini. Ombudsman memerintahkan agar penyelenggara SNMPTN dan SBMPTN menghapus syarat-syarat yang dianggap diskriminatif bagi para penyandang disabilitas.

"Syarat-syarat diskriminatif dalam SNMPTN qdan SBMPTN 2014 yang menyebutkan tidak tunanetra, tidak tunatungu, tidak tunawicara, tidak tunadaksa, tidak buta warna keseluruhan, dihapuskan dan memberikan kesempatan kepada pelajar disabilitas untuk mengikuti SNMPTN dan SBMPTN 2014 karena setiap orang memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan," tutur komisioner Ombudsman, Budi Santosa.

Keputusan ini pun disambut baik para perwakilan universitas yang datang. Para penyandang disabilitas diberi kesempatan untuk mendaftar SNMPTN secara offline hingga tanggal 10 Mei 2014.

"Yang kami maksud offline, para pendaftar mengisi formulir yang tersedia dan cukup menyerahkannya ke universitas negeri terdekat dan tidak perlu datang ke universitas yang ingin didaftar," jelas Ganjar.

SNMPTN, Sepuluh Ribu Siswa Pilih ITS

Menjelang penutupan pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014, tercatat lebih dari 10 ribu siswa memilih Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat hingga menjelang pendaftaran ditutup.

Menurut Humas SNMPTN dari ITS Dr. Ismaini Zain, hingga 16 Maret, tercatat ada 10.415 siswa menempatkan ITS sebagai pilihan dalam SNMPTN. Dari jumlah ini, 9.144 merupakan pendaftar non-Bidik Misi dan 1.271 pendaftar Bidik Misi.

"Kuota ITS sudah terlampaui untuk semua jurusan. ITS hanya memiliki kuota 1.700 pendaftar," kata Ismaini, seperti dikutip dari Antara, Rabu (19/3/2014).

Sekretaris Lembaga Pengembangan Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Hubungan Alumni ITS mengimbuhkan, tidak hanya melampaui kuota, persaingan di tiap jurusan ITS juga cukup ketat. Di jurusan statistika saja, persaingannya mencapai 1:10. Sedangkan teknik informatika memiliki rasio 1:13.

"Masih ada beberapa jurusan yang longgar persaingannya. Misalnya, rasio persaingan pada Desain Interior dan Desain Produk adalah 1:2," imbuhnya.

Menurut Ismaini, ke-10.415 pendaftar tersebut datang dari SMA, MA dan SMK. Secara rinci, 6.387 siswa SMA, 2.507 siswa SMK, dan 700 siswa MA.

Dia optimistis, hingga akhir masa pendaftaran jumlah peminat ITS akan bertambah hingga tiga kali lipat. Dengan kata lain, mencapai 30 ribu siswa.

"Meski mahasiswa yang diterima hanya 1.700 orang lewat jalur SNMPTN, sisanya dengan jumlah yang hampir sama kami terima lewat jalur lain," tuturnya.

Pendaftaran SBMPTN 2014 Dibuka 12 Mei

Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2014 mulai dibuka pada 12 Mei hingga 6 Juni 2014 di halaman http://pendaftaran.sbmptn.or.id.

Dalam pendaftaran ini peserta dapat memilih maksimal tiga pilihan program studi sesuai kelompok ujiannya, baik itu kelompok ujian Saintek, Soshum hingga campuran dengan catatan dalam salah satu pilihan harus disertakan prodi dari universitas terdekat dari lokasi ujian, jelas Rektor Universitas Andalas (Unand) Werry Darta Taifur di Padang, Sabtu.

Setelah selesai melakukan pendaftaran dan mendapat nomor ujian, katanya, peserta akan mengikuti ujian pada selasa 17 Juni 2014. Jadwal ini bersamaan dengan pengumuman hasil SNMPTN 2014.

Khusus untuk Universitas Negeri Padang (UNP), jelasnya, juga akan ada tes keterampilan bagi calon mahasiswa yang berminat masuk ke jurusan ilmu keolahragaan atau ilmu bidang seni.

Ujian keterampilan, katanya, akan dilaksanakan pada 18 dan 19 Juni 2014.

Dia menjelaskan tes tertulis SBMPTN pada tahun ini memiliki banyak perbedaan dibanding 2013 lalu. Perbedaan yang pertama, terangnya, terkait biaya pendaftaran yang hanya Rp100.000.

Jumlah ini, katanya, lebih rendah dari tahun lalu yang mencapai Rp175.000 pada saat pendaftaran. Pembayaran pendaftaran dilakukan di Bank Mandiri atau Kantor Pos dan melalui ATM bersama.

Selain itu, kata Werry, pada pelaksanaan SBMPTN tahun ini juga jadwalnya dipadatkan sehari. Baik itu untuk kelompok Saintek atau IPA, Soshum (IPS) dan campuran (IPC).

Di samping itu, tambahnya, materi ujian tertulis pada SBMPTN ini juga hanya terdiri dari dua macam, yakni Tes Kemampuan dan Potensi Akademik serta Tes Kemampuan dasar baik itu untuk Saintek dan Soshum.

Sementara untuk materi bagi kelompok campuran kedua tes kemampuan dasar Saintek dan Soshum tetap diujikan, disamping Tes kemampuan dan Potensi Akademik.

"Sama halnya dengan SNMPTN, pendaftaran SBMPTN ini melalui jalur 'online' untuk mengisi blanko pendaftaran," katanya.

Hasil dari ujian SBMPTN dapat diakses di halaman http://www.sbmptn.or.id pada 16 Juli 2014 mulai pukul 17.00 WIB.

Guna mempermudah calon peserta untuk mengikuti tes ini, sebutnya, Unand dan UNP melakukan sosialisasi SBMPTN 2014, di Padang, pada Kamis (17/4).

"Sosialisasi ini bertujuan memberikan penjelasan sekaligus tata cara mendaftar ke perguruan tinggi melalui jalur tes tertulis kepada masyarakat," katanya.

Dia berharap pelaksanaan SBMPTN 2014 ini berjalan lancar dan tidak ditemukan suatu kejanggalan, seperti perjokian dan kecurangan lain.

"Apabila hal ini masih terjadi, pihak panitia pusat dan Unand akan melakukan tindakan tegas dan pemberian sanksi secara hukum," tegasnya.

SMS Kunci Jawaban UN Dihargai Rp50 Ribu

Sejumlah peserta Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat Kota Bengkulu mengaku memiliki kunci jawaban soal UN untuk seluruh soal yang diujikan. Bak sudah memegang jaminan kelulusan, sejumlah pelajar menggantungkan nasibnya pada SMS itu tanpa harus belajar ekstra keras menghadapi UN.

Fenomena ini diakui, RF, salah seorang pelajar SMAN Kota Bengkulu. Berbekal uang Rp50 ribu, RF bisa membayar satu pesan singkat kunci jawaban berupa pesan singkat (SMS) dari oknum penyebar kunci jawaban. "Satu mata ujian bayarnya Rp50 ribu, Bang. Pagi-pagi sebelum ujian diterima di handphone, terus disalin di kertas. Karena tidak boleh bawa handphone ke ruangan," ujar RF kepada VIVAnews, Rabu 16 April 2014.

Menurut RF, kabar mengenai kunci jawaban tersebut sudah beredar di sekolahnya tiga hari sebelum pelaksanaan UN. Karena itu, ada sebagian siswa sudah sama-sama berembuk untuk saling sokong uang untuk membayar seluruh soal yang diujikan. Dengan perjanjian, kunci jawaban akan dikirimkan setiap pagi sebelum ujian berlangsung.

"Empat kunci jawaban saja perlu uang Rp200 ribu, tidak semua siswa mampu membayar. Jadi kami ada yang saling sumbangan uang masing-masing Rp50 ribu kalau ingin dapat empat kunci jawaban, nanti baru bagi-bagi," tutur RF.

RF dan rekannya meyakini, kunci jawaban tersebut mendekati 75 persen kebenaran. Sebab, ketika dicocokkan dengan soal yang diujikan, sebagiannya memang persis dengan yang tertera di kunci jawaban milik mereka. "Percaya sepenuhnya tidak, tapi kan ada usaha Bang. Mudah-mudahan dengan ini bisa membantu kelulusan, karena soalnya sulit-sulit," ujar RF yang menolak membeberkan oknum penyebar kunci jawaban tersebut.

Berbeda dengan RF, siswa siswi salah satu SMKN Kota Bengkulu, HS, justru menilai kunci jawaban yang beredar di kalangan siswa peserta UN tidak bisa dipercaya. Ia mengakui sempat membeli kunci jawaban via SMS tersebut. Namun, ketika dicocokkan dengan soal, tidak ada yang benar.

"Awalnya percaya dengan kunci jawaban, karena banyak kawan-kawan yang pegang. Tapi setelah dicermati, tidak ada yang benar," ujar HS.

Menurut HS, kunci jawaban yang beredar di kalangan siswa, sangat dirahasiakan. Karena sejumlah siswa memahami risiko yang terjadi bila kunci jawaban tersebut beredar di tangan yang salah. "Biasanya udah dipakai kunci jawaban, SMS-nya langsung dihapus. Takut ketahuan nanti. Yang pasti, kalau saya sudah tidak percaya lagi, mending belajar sendiri," ujar HS.

Terpisah, Ketua Panitia Penyelenggara UN Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu Raden Wahyu membantah keras adanya kebocoran soal dan kunci jawaban di kalangan siswa. Sejauh ini, belum ada temuan ataupun laporan yang berkaitan dengan kunci jawaban di kalangan siswa. Kalaupun ada, Wahyu menilai, sangat tidak mungkin dipercaya. Karena soal UN tahun ini, per siswanya tidak seragam, terdiri dari 20 paket soal yang berbeda.

"Kami selalu imbau ke seluruh siswa jangan percaya kunci jawaban yang beredar. Apapun bentuknya, itu menjebak. Satu-satunya kunci utama keberhasilan UN adalah belajar yang giat. Jadi jangan percaya oknum yang menyebar kunci jawaban," tegas Wahyu.

Setelah ujian nasional ini selesai mari kita mendaftar SBMPTN 2014 untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya, yaitu menuju universitas impian kita. Untuk mendaftarnya silahkan klik disini.
Jika mau melihat pengumuman SNMPTN 2014 silahkan klik disini.

Tes CPNS 2014 Mirip dengan SNMPTN

DENGAN dalih menghemat anggaran negara, meminimalisir kecurangan, dan tak mau ribet, tes CPNS 2014 akan menggunakan computer assisted test (CAT). Cara konvensional, yakni dengan menggunakan lembar jawab komputer, hanya diterapkan khusus bagi daerah-daerah yang belum siap.

Nah, bagaimana pemerintah mempersiapkan perangkatnya? Berikut petikan wawancara JPNN Mesya Mohammad dengan Deputi SDM KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmaja, kemarin (12/4).

Pemerintah sudah siap melaksanakan CAT tahun ini?

Sebenarnya metode CAT sudah mulai diujicoba tahun lalu kan. Alhamdulillah hasilnya luar biasa bagus, karena minim komplain dari pelamar. Bahkan pelamar puas dengan hasilnya karena mereka bisa langsung melihat hasil kerjanya.

Dijamin bersih dari kecurangan?

Inilah yang membuat pemerintah mengambil keputusan digunakan CAT. Anda tahu sendiri, betapa ribetnya bila kita tetap berkutat pada metode LJK. Selain menelan anggaran besar, metode LJK sangat rawan kecurangan. Seketat apapun kita melakukan pengamanan, tetap ada celah bagi oknum-oknum nakal untuk berbuat curang.

Kalau CAT, bagaimana bisa dicurangi karena pelamar bekerja di komputer dan skornya langsung terbaca setelah selesai menjawab seluruh soal.

Apa seluruh daerah siap?

Tahun ini seluruh instansi pusat dan 33 provinsi serta kota sudah kita wajibkan CAT karena infrastrukturnya sudah memadai. Sedangkan daerah kabupaten sedang dibuat check list mana-mana yang minim infrastrukturnya.

Untuk pembuatan daftar ini, KemenPAN-RB bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN). Nantinya Kemendikbud akan memetakan wilayah mana yang sekolahnya punya laboratorium komputer. Dengan adanya lab komputer akan membantu pemda dalam pengadaan seleksi CPNS. Pemda tidak perlu lagi membeli komputer karena di sekolah sudah ada. Dengan demikian jika tiap kabupaten ada sekolahnya yang dilengkapi lab komputer, otomatis seluruh kabupaten juga harus melaksanakan CAT.

Bagaimana jika ada daerah yang memang belum siap?

Namun ketentuan ini tidak pakem, karena kita harus mempertimbangkan wilayah-wilayah timur dan daerah tertinggal yang letak geografisnya berbeda-beda. Yang sulit dijangkau, kita masih berikan kelonggaran menggunakan LJK. Tahun lalu saat CAT dilakukan instansi pusat, ada pelamar yang namanya dobel kelulusannya. Apakah tahun ini ada perbaikan mekanisme pendaftarannya pak?

Yang dobel-dobel itu memang jadi pertimbangan pemerintah juga. Itu sebabnya, tahun ini pendaftarannya kita gunakan sistim on line. Jadi sekarang kita arahkan pada pemanfaatan teknologi. Bagaimana sistimnya, sedangkan dirumuskan oleh BPPT. Nantinya setiap pelamar akan membuat dua opsi pilihan. Sistimnya mirip Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Jadi setiap pelamar hanya akan lolos di salah satu instansi saja karena disesuaikan dengan formasi yang ada.

Siapa yang akan menentukannya, ya Panselnas. Sistim ini akan lebih praktis dan terkendali karena menggunakan jalur satu pintu. Artinya Panselnas yang menentukan pelamar A (yang lulus) ditempatkan di instansi mana. Tidak seperti tahun lalu, pelamar yang diberikan keleluasaan untuk memilih instansi yang dia suka ketika namanya lulus di beberapa instansi. Padahal instansinya sama-sama membutuhkan.

Bagaimana dengan materi soalnya?

Materi soalnya tetap melibatkan Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sedang kita pikirkan apakah akan diberlakukan sistim rayon atau afirmasi tetap ada seperti tahun lalu. Pada seleksi CPNS 2013, materi soalnya hanya disusun yang mudah, sedang, dan sulit tanpa melihat posisi daerah. Karena ternyata banyak yang tidak bisa menjawab soalnya, akhirnya kita berlakukan afirmasi. Nah tahun ini sedang dibahas bagaimana sistim paling tepat.

Kemungkinan masih ada kebijakan afirmasi?

Prinsipnya, pengalaman seleksi tahun lalu menjadi dasar perubahan kebijakan kita tahun ini. Kan tidak mungkin juga bila terus ada afirmasi sementara kita butuhkan peningkatan kualitas SDM. Itu sebabnya Konsorsium PTN tengah memetakan ini agar bisa ditentukan cara mana yang paling pas.

Namun kami juga mengimbau kepada masyarakat yang berniat ikut seleksi, sedari sekarang mulai belajar agar bisa menjawab soal dengan baik.